Upacara ini dikatakan nujuh bulan karena diperingati pada saat kandungan ibu telah berusia 7 bulan. Upacara semacam ini hanya dilakukan satu kali saja, yakni pada saat kehamilan anak pertama. Adapun maksud dari upacara ini agar kelak ibu yang mengandung dapat melahirkan bayinya dengan selamat.
Dalam upacara ini biasanya disiapkan berbagai hidangan untuk tamu - tamu yang hadir pada upacara tersebut. Makanan yang dihidangkan antara lain :
- Rujak dengan 7 macam buah - buahan
- Urap dengan 7 macam sayur - sayuran
- Gorengan putih, yakni isi perut sapi atau kambing yang dibumbui gulai
- Gulai kambing
- Beberapa jenis ikan asin
- Beberapa jenis kacang - kacangan
Sebelum makanan tersebut dibagi - bagikan kepada tamu yang hadir, penyelenggara upacara mempersiapkan segelas air putih dan tujuh macam bunga - bungaan yang siap untuk diberi doa. Doa yang dibacakan yaitu Surat Yusuf atau Surat Maryam. Air minum yang telah diberi doa tersebut lalu diminumkan kepada ibu yang sedang mengandung. Sedangkan air kembangnya dipakai untuk mandi si ibu. Dengan demikian, diharapkan ibu dan anaknya akan sehat dan selamat hingga saat kelahiran tiba.
Biasanya pihak yang melaksanakan upacara ini adalah kaum ibu yang telah tua atau setengah tua. Hali ini dimaksudkan agar mereka dapat sekaligus memberikan doa restunya kepada ibu yang melahirkan anak pertamanya.
# Sumber : Diolah dari berbagai sumber


Tidak ada komentar:
Posting Komentar