Kenichi Ohmae (1982) menyebutkan, keberhasilan Jepang dalam menerobos pasaran internasional dimungkinkan oleh kemampuan mereka dalam pemikiran strategis dan memformulasikan strategi. Dia menyebutkan, strategi perusahaan Jepang dibangun atas landasan 3 C, yaitu :
- pelanggan (customer),
- perusahaan (corporation), dan
- pesaing (competitor).
Gaya manajemen perusahaan Jepang antara lain :
- Konsep Jepang mengenai perusahaan sangat berbeda. Jepang memandang perusahaan sebagai kumpulan manusia dan pemegang saham sebagai pihak yang meminjamkan uang (kreditur), bukan sebagai penanam modal.
- Perusahaan berorientasi pada pengembangan karyawan sehingga organisasi lebih berfungsi sebagai sistem organisasi daripada sistem mekanistis. Dengan kata lain, organisasi tidak membedakan antara pemikir dengan pekerja.
- Pemerintah lebih berperan sebagai pembina (coach) dan tidak sebagai kapten.
- Pengusaha Jepang secara mantap memilih untuk merubah daerah pertempuran dalam "serangan" mereka atas pasaran asing agar cocok dengan keunggulan strategisnya.
- Dalam hal teknologi, Jepang lebih tertarik memperhatikan produksi, mutu, dan peningkatan penghasilan.Mereka lebih suka memasuki pasaran Amerika setelah berhasil menguasai Asia.
![]() |
#Sumber : M.Herujito,Yayat.2001.Dasar - Dasar Manajemen.Jakarta : GRASINDO.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar