Senin, 28 November 2011

Gaya Manajemen Perusahaan Jepang


Kenichi Ohmae (1982) menyebutkan, keberhasilan Jepang dalam menerobos pasaran internasional dimungkinkan oleh kemampuan mereka dalam pemikiran strategis dan memformulasikan strategi. Dia menyebutkan, strategi perusahaan Jepang dibangun atas landasan 3 C, yaitu :
  • pelanggan (customer), 
  • perusahaan (corporation), dan 
  • pesaing (competitor).
Strategi ini dikendalikan oleh tiga sumber daya utama, yaitu manusia, uang, dan harta tetap. Kemampuan bangsa Jepang untuk berdiri dan melangkah maju tidak terlepas dari ciri - ciri warganya yang mau belajar, bersikap rasional, dan mampu menyerap segala hal yang dianggap menguntungkan dalam jangka panjang.

Gaya manajemen perusahaan Jepang antara lain :
  1. Konsep Jepang mengenai perusahaan sangat berbeda. Jepang memandang perusahaan sebagai kumpulan manusia dan pemegang saham sebagai pihak yang meminjamkan uang (kreditur), bukan sebagai penanam modal.
  2. Perusahaan berorientasi pada pengembangan karyawan sehingga organisasi lebih berfungsi sebagai sistem organisasi daripada sistem mekanistis. Dengan kata lain, organisasi tidak membedakan antara pemikir dengan pekerja.
  3. Pemerintah lebih berperan sebagai pembina (coach) dan tidak sebagai kapten.
  4. Pengusaha Jepang secara mantap memilih untuk merubah daerah pertempuran dalam "serangan" mereka atas pasaran asing agar cocok dengan keunggulan strategisnya.
  5. Dalam hal teknologi, Jepang lebih tertarik memperhatikan produksi, mutu, dan peningkatan penghasilan.Mereka lebih suka memasuki pasaran Amerika setelah berhasil menguasai Asia. 










    #Sumber : M.Herujito,Yayat.2001.Dasar - Dasar Manajemen.Jakarta : GRASINDO.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar