Minggu, 27 November 2011

Tradisi Madudu Lompoa

Peringatan Maudu Lompoa di kelurahan Cikoang, kecamatan Maggara’ Bombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (05/3/2011) berlangsung dengan meriah. Acara yang melibatkan seluruh warga Cikoang tersebut, selain dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang juga dihadiri oleh ribuan warga masyarakat yang datang dari berbagai daerah seperti Maros, Gowa dan Jeneponto. Bahkan ada yang datang dari luar Sulawesi seperti Kalimantan, Jawa dan Sumatera.


Maudu’ lompoa, disamping sebagai tradisi tahunan masyarakat setempat, juga dimaksudkan untuk melanjutkan tradisi yang telah diwariskan oleh Syeh Jalaluddin Al-aidid yang juga di yakini sebagai keturunan nabi Muhammad. Saw.

Jangan bayangkan ritual Madudu Lompoa hanya berlangsung sederhana. Empat puluh hari sebelumnya prosesi ini telah dimulai. Prosesi tradisi ini meliputi :

Prosesi mandi.Seluruh penduduk didampingi guru adat (A'je'ne-je'neSappara).
Dilanjutkan dengan upacara menangkap dan mengurug ayam di tempat yang bersih
Prosesi Angnganang, yaitu membuat bakul sesaji dari daun lontar.
Ada pula acara menjemur padi dalam lingkaran pagar dan menumbuknya dengan lesung.
Mengupas kelapa utuh yang ditanam sendiri (Ammisa'Kalulu)

Selain itu, perahu hias yang dibalut dengan kertas warna-warni yang didalamnya berisi telur dan beras ketan menjadi pemandangan yang menakjubkan bagi wisatawan asing yang sempat berkunjung ke daerah ini.

“Luar biasa tradisi masyarakat Cikoang, mereka mampu melestarikan dan menjaga budaya leluhur mereka dengan mengekspresikannya dalam bentuk seperti ini” ujar Chelish, salah seorang wisatawan asing.



Lebih lanjut, Chelish mengatakan bahwa ia bukan pertama kalinya datang ke daerah tersebut, akan tetapi sejak tahun 2010 lalu. Bahkan untuk maulid kali ini, ia rela meninggalkan kota Makassar pagi-pagi hanya untuk menyaksikan acara tersebut “saya meninggalkan kota makassar tadi pukul 05:30, soalnya kena macet masuk daerah ini, seperti tahun lalu”. Ungkapnya kepada seputar sulawesi.com.(Sap)

#Sumber : seputarsulawesi.com/news-1146-ribuanwargahadirimaudulompoadicikoang.html dengan beberapa perubahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar